CARA MERAWAT PROCESSOR

Posted on 16 Januari 2010. Filed under: LAPORAN PRAKTEK |

Processor sebagai otak utama pada komputer juga dapat menyebabkan masalah untuk komputer, salah satunya karena terjadi panas berlebih (overheating) sehingga dapat membuat komputer sering restart dan mungkin mati tiba-tiba. Untuk itu, diperlukan beberapa tips untuk menjaga suhu processor, dengan memastikan pendingin processor (headsink) dan fan dapat bekerja dengan baik.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan processor :

* Pastikan bagian atas prosesor Anda telah diolesi dengan thermal paste. Thermal Paste atau Thermal Grease adalah bahan gel yang berfungsi untuk mengangkat panas dari prosesor ke headsink. Untuk thermal paste yang berwarna silver memiliki kualitas lebih baik ketimbang yang berwarna putih.

* Pastikan casing memiliki jalur sirkulasi yang lancar, karena casing yang kurang sirkulasi akan menyebabkan komponen hardware didalamnya, termasuk processor, menjadi lebih cepat panas.

* Rapikan kabel-kabel, terutama kabel tipe ATA yang berukuran lebih besar dan lebar dibandingkan kabel SATA. Kabel yang rapi dapat memperlancar aliran udara dalam casing.

* Untuk komputer pribadi, mungkin Anda adpat membuka penutup casing, untuk efektivitas kelancaran sirkulasi udara, walaupun mungkin tidak sesuai dengan nilai estetika dan tidak enak dilihat karena hardware di dalamnya tampak dari luar.

Berikut tips utama untuk merawat processor :

* Putuskan hubungan atau kontak listrik dari komputer Anda. Diamkan beberapa saat agar headsink lebih dingin, kemudian buka headsink dan kipas dari processor.

* Pisahkan kipas dan headsink, lalu bersihkan kipas dengan kain basah. Bersihkan celah headsink dari debu, atau cuci dengan menggunakan kuas atau sikat yang lembut. Keringkan headsink dan usahakan tidak ada sisa air di celah headsink agar tidak konslet.

* Pasang lagi kipas dengan headsink, lalu pasangkan keduanya ke processor seperti sediakala.

* Anda dapat melakukan perawatan 3 bulan sekali, terutama dalam ruangan yang ber-AC. Namun, jika lingkungan banyak debu, perawatan dapat dilakukan setiap sebulan sekali.

Tulisan ini dikirim pada pada Selasa, November 24th, 2009 21:52 dan di isikan dibawah TIPS KOMPUTER. Anda dapat meneruskan melihat respon dari tulisan ini melalui RSS 2.0 feed. r Anda dapat merespon, or trackback dari website anda.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

9 Tanggapan to “CARA MERAWAT PROCESSOR”

RSS Feed for From Me For All Comments RSS Feed

mas klo masang headsing processor gak pke jel perekat gak papa???

ya usahakan di beri jel perekat ja…
kan fungsinya jel perekat itu agar kinerja fan & headsing bisa lebih optomal

ijin share http://zakylubismy.blogspot.com klo ada komentr utk kemjuan blog saya trima

ma’v ,saya mw t’y …
klo penggantian termal paste ap berbeda-beda???

kliatannya tidak.

Gan saya ingin bertanya

kalo processor pernah jatoh dalam ketinggian 50cm

apa itu berbahaya

karna processornya masih tetap berjalan

apa nanti akan ada efek sampingnya

terima kasih

Kalau dibawah box(fan) udah ada bahan seperti jell itu mungkin thermal paste ya?dan apa harus diberi lagi?

thanks atas tipsnya sob,,🙂

thanks atas tipsnya sob..:)


Where's The Comment Form?

  • Arsip

  • Kategori

  • Yang Datang

    • 27,597 hits
  • Web Hosting

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: